Kamis, 06 Juli 2017

SDLC dan Contohnya Masing-masing Tahapan

SDLC (System Development Lyfe Cycle ) adalah tahapan-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan programmer dalam membangun sistem informasi.

Adapun langkah- langkah membangun system informasi yang digunakan meliputi :

1. Melakukan survei dan menilai kelayakan proyek pengembangan sistem informasi.
2. Mempelajari dan menganalisis sistem informasi yang sedang berjalan.
3. Menentukan permintaan pemakai sistem informasi.
4. Memilih solusi atau pemecahan masalah yang paling baik.
5. Menentukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang akan digunakan.
6. Merancang sistem informasi baru.
7. Membangun sistem informasi baru.
8. Mengkomunikasikan dan mengimplementasikan sistem informasi baru.
9. Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru bila diperlukan.
System Development Lyfe Cycle (SDLC) memiliki beberapa model. Model yang cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain SDLC adalahnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize & stabilize.
Dalam siklus SDLC, proses membangun sistem dibagi menjadi beberapa langkah dan pada sistem yang besar, masing-masing langkah dikerjakan oleh tim yang berbeda.
Dalam sebuah siklus SDLC, secara umum ada enam langkah. Langkah tersebut adalah,

1. Analisis sistem, yaitu membuat analisis aliran kerja manajemen atau flowchart yang sedang berjalan.
2. Spesifikasi kebutuhan sistem, yaitu melakukan perincian tentang apa saja yang dibutuhkan untuk pengembangan sistem dan perencanaan yang berkaitan dengan proyek system.
3. Perancangan sistem, yaitu membuat desain aliran kerja manajemen dan desain pemrograman yang diperlukan untuk pengembangan sistem informasi
4. Pengembangan sistem, yaitu tahap pengembangan sistem informasi dengan menulis program yang diperlukan
5. Pengujian sistem, yaitu melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat
6. Implementasi dan pemeliharaan sistem, yaitu menerapkan dan memelihara sistem yang telah dibuat
Contoh langkah langkah SDLC;
Dalam sebuah toko ritel A ingin membuat sebuah system yang memudahkan dan mengefisiensikan penawaran kepada pelanggan menggunakan kartu member berdasarkan barang yang sering dia beli. Jadi, setiap member akan berbeda-beda penawarannya berdasarkan barang yang sering dia beli.


1. Analisis Sistem
Dalam tahap ini, para analis system atau programmer membuat alur produk mulai dari pengiriman barang s/d penjualan barang (barang di tangan konsumen).

2. Spesifikasi Kebutuhan Sistem
Setelah alur manajemen terbentuk, maka analis system membuat point point tambahan seperti kartu member yang terhubung dengan Smartphone, alat scan kartu member yang berfungsi untuk membaca data/ riwayat transaksi barang yang pernah dibeli pelanggan, computer/server yang berisi database yang akan mengkalkulasi produk yang sering dibeli dan memberikan pesan ke nomor hp pelanggan tentang discount produk yang sering dibeli dan beberapa produk lainnya.

3. Perancangan Sistem
Dalam tahap ini, setelah membuat desain alur manajemen, maka point point tambahan kebutuhan system diprogramkan dan didesain. Lalu antara alur manajemen dengan pemrograman kebutuhan system dirancang.

4. Pengembangan
Setelah perancangan, maka aka nada pengembangan guna menutup celah celah atau kekurangan pada system sebelum digunakan secara umum.

5. Pengujian
Sebelum digunakan untuk umum, system baru ini diuji terlebih dahulu.

6. Implementasi dan Pemeliharaan Sistem

Dalam tahap ini, jika system baru sudah lulus uji, maka akan digunakan secara umum, adapun penyosialisaiannya menggunakan social media dan pegawai ritel. Serta penambahan tugas dan petugas yang mampu untuk menjaga dan memelihara system tersebut.

sumber :https://yuliagroups.wordpress.com/system-development-life-cycle-sdlc/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar